Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Berita Terkait

Kategori Berita

(DetikNews) Anggota dan Pimpinan DPR Saling Lapor, MKD DPR Siap Proses Semuanya

12/12/2018



Jakarta - Peristiwa bertemunya Pimpinan DPR RI dengan kandidat capres Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar bikin gaduh parlemen. Anggota DPR dan Pimpinannya bakal saling balas melapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

MKD menyatakan siap menampung semua laporan itu. "Baik terhadap teman-teman DPR yang melaporkan Pimpinan DPR ataupun Pak Fadli Zon (Pimpinan DPR) yang melaporkan, akan kita proses di internal," kata Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad kepada detikcom, Senin (7/9/2015).

Dasco menyatakan laporan seputar perkara bertemunya Pimpinan DPR-Donald Trump itu diperkirakan akan mulai masuk hari ini. Langkah pertama yang dilakukan MKD adalah memverifikasi laporan itu.

"Kita verifikasi terlebih dahulu, baru MKD memutuskan apakah memenuhi syarat untuk dilanjutkan prosesnya atau tidak," kata politisi dari Partai Gerindra ini.

Apabila memenuhi syarat, maka proses selanjutnya akan dijalankan MKD, yakni melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait. Waktu klarifikasi belum dijadwalkan MKD.

Sampai saat ini, Sufmi mengaku baru mendengar kegegeran seputar Pimpinan DPR-Trump dari media massa. MKD tak akan serta-merta memberi penilaian soal etis-tidaknya pertemuan itu.

"Terlalu dini bila sekarang mengambil kesimpulan," ujar Dasco.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPR berniat melaporkan para Pimpinannya yang telah bertemu Trump di AS. Mereka kecewa terhada Pimpinannya. Alasanya, Pimpinan telah bertindak tak etis, tak sensitif, menyalahgunakan anggaran negara, hingga melanggar UUD 1945. 

Mereka adalah anggota F-PDIP Adian Napitupulu, Diah Pitaloka, Budiman Sudjatmiko, Charles Honoris, anggota F-PKB Maman Imanulhaq, dan anggota F-PPP Romahurmuziy yang juga Ketua Umum PPP.

Namun pihak Pimpinan DPR tak takut bila dilaporkan ke MKD. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyatakan bakal melaporkan balik mereka-mereka yang melaporkannya ke MKD. 

"Saya kira anggota yang mau lakukan itu silakan saja. Namun perlu dicatat jika mereka melaporkan atas dasar informasi yang salah atau tak utuh, akan saya laporkan balik," ujar Fadli Minggu (6/9) kemarin.