Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Berita Terkait

Kategori Berita

(SindoNews.com) Formappi Nilai Pilkada 2015 Bawa Setumpuk Persoalan

12/12/2018



JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menilai, jelang pemungutan suara (pencoblosan) pilkada pada 9 Desember mendatang, masih banyak persoalan yang harus diselesaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Koordinator Formappi Sebastian Salang, dari awal tahapan pilkada persiapannya belum terlalu matang. "Hal itu dimulai dari regulasi yang sering berubah-ubah, lalu dengan ketidakpastian," kata Salang usai diskusi menyoal pilkada, di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 5 Desember 2015.

Salang mencontohkan, persoalan pilkada seperti masih adanya penolakan dari sejumlah pihak terhadap keberadaan satu pasangan calon. Ditambah adanya diskualifikasi terhadap pasangan calon oleh KPU Daerah.

"Kedua, mestinya gaungnya pilkada ini luar biasa. Tapi apa yang kita saksikan pilkada ini nyaris tidak terdengar, adem ayem, dan bahkan tertutup oleh kasus-kasus papa minta saham," tuturnya.

Selain itu, masalah lain adalah soal pemilih yang dinilai tidak mendapatkan referensi yang jelas terhadap pilihannya. Sehingga, hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya angka golput dalam pilkada.

"Kemudian kalau kurang dapat perhatian dari media, peluang terjadi penyimpangan dan money politic sangat besar. Kalau itu terjadi maka siap-siap kepala daerah terpilih‎ menjadi pesakitan, berakhir di penjara karena mahar politik yang besar, biaya kampanye yang besar, ditambah lagi transaksi untuk mendapatkan suara," pungkasnya.