Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Fit and Proper Test (FPT) Calon Anggota BPK – RDPU Komisi 11 dengan Calon Anggota BPK atas nama Dadang Suwarna

Ditulis Tanggal: 25 Oct 2019,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Calon Hakim Konstitusi→Dadang Suwarna

Pada 3 September 2019, Komisi 11 DPR-RI mengadakan Fit and Proper Test (FPT) Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas nama Dadang Suwarna

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Muhammad Prakosa dari Fraksi PDIP Dapil Jawa Tengah 9 pada pukul 20.18 WIB. Rapat dinyatakan terbuka untuk umum.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Calon Hakim Konstitusi → Dadang Suwarna
  • Judul dari papper Dadang Suwarna adalah “Transformasi BPK dalam pemeriksaan yang menciptakan nilai tambah guna BPK terhadap tujuan negara”.
  • Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia, yaitu:
    • Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
    • Memajukan kesejahteraan umum.
    • Mencerdaskan kehidupan bangsa.
    • Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi,
      dan keadilan sosial.
  • Dadang Suwarna menyatakan bahwa disatu pihak laporan keuangan menjadi suatu bahan bagi BPK untuk mengevaluasi RAPBN yang akan datang dan untuk menilai kinerja pemerintah. Selama ini terkait dengan mandat adalah setelah 2 bulan APBN selesai, BPK barh melakukan pemeriksaan.
  • Visi dan Misi Dadang Suwarna sebagai Calon Anggota BPK, Yaitu: dengan visi, Menjadi Supreme Audisi Institution (SAI) yang “dibutuhkan” oleh stakeholder dan shareholder dan SAI kelas Asia. Misi Dadang
    Suwarna yaitu :
    • Mengembangkan kapabilitas organisasi BPK RI yang berintegritas, berkompeten, independen, dan meningkatkan jumlah dan kualitas audit kinerja (tematik).
    • Meningkatkan jumlah dan kualitas SDM.
    • Meningkatkan penggunaan aplikasi IT.
  • Terkait dengan kasus Garuda yang mmelakukan pengakuan pendapatan setelah bertahun-tahun, ini dikarenakan ada pemeriksaannya dilakukqn oleh KAP.
  • Dalam jenis dan fokus pemeriksaan, akan pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Dengan fokus pada rekomendasi untuk perbaikan kebijakan, bersifat makro stratejik dan nasional, rekomendasi yang bersifat operasional untuk mendukung rekomendasi strategis, dan program strategis menjadi tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat guna.
  • Dibeberapa saat terakhir BPK Masih melakukan audit yang kecil-kecil. Jika BPK membantu dalam mendrive dalam peningkatan PAD maka penerimaan akan meningkat, dan jika BPK mendorong penerimaan kesejahteraan rakyat akan mudah didapat.
  • BPK akan melakukan strategi untuk meningkatkan strategi koordinasi dan kolaborasi dengan instansi terkait, dengan DPR/DPD/DPRD, aparat penegak hukum, BPKP-APIP-K/L-PEMDA-SPI BUMN/D.
  • Audit BPK itu hanya memberikan opini laporan keuangan, tidak mengaudit kinerja yang mungkin terjadi fraud didalm suatu instansi yang diperiksa.
  • APBN setiap tahun mengalami peningkatan, tetapi untuk anggaran BPK terus-menerus mengalami penurunan. Dadang Suwarna optimis walaupun dengan anggaran yang kecil mampy membantu pemerintah. Tetapi jika berbanding lurus, dapat meningkatkan kompetensi pemeriksaan.
  • Dadang suwarna menyampaikan bahwa selama ini hampir semua BUMN diperiksa oleh KAP bukan diperiksa oleh BPK. Disini peran BPK masih kurang kerjasama dan dukungan dengan kementerian dan lembaga negara. Untuk BUMN strategis perlu dilakukannya audit dengan tujuan tertentu.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan