Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Realisasi Royalti, Dokumen Kontrak Karya, Investasi, dan Pengelolaan Limbah — Komisi 7 DPR RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Dirut PT Freeport Indonesia, Dirut PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan Dirut PT Merdeka Copper Gold Tbk

Tanggal Rapat: 7 Mar 2018, Ditulis Tanggal: 6 Aug 2020,
Komisi/AKD: Komisi 7 , Mitra Kerja: Dirut PT Merdeka Copper Gold Tbk

Pada 7 Maret 2018, Komisi 7 DPR RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Dirut PT Freeport Indonesia, Dirut PT Amman Mineral Nusa Tenggara, dan Dirut PT Merdeka Copper Gold Tbk mengenal Realisasi Royalti, Dokumen Kontrak Karya, Investasi, dan Pengelolaan Limbah. RDP ini dibuka dan dipimpin oleh Gus Irawan dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dapil Sumatera Utara 2 pada pukul 14:42 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi : papuanews.id)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Dirjen Minerba Kementerian ESDM
  • Realisasi PNBP cukup signifikan dari tahun 2013 sebesar Rp28,4 triliun, tahun 2014 sebesar Rp35 triliun, tahun 2015 harga komoditas mengalami penurunan, tahun 2017 sebesar Rp40,6 triliun, target tahun 2018 sebesar Rp32 triliun, hingga Maret 2018 mencapai Rp8.5 triliun.
  • Kontrak karya masih menyisakan 9 perusahaan, yang dinegoisasi adalah luas wilayah kerja. Pemerintah meminta disesuaikan dengan rencana jangka panjang perusahaan demi penerimaan negara yang lebih baik. 7 perusahaan sudah siap dan sepakat, 2 lagi belum sepakat.
  • Kewajiban pengolahan dan pemurnian diberikan kontrak selama 5 tahun, ada beberapa perusahaan yang belum menyelesaikan. Kontrak karya dibatasi hanya 2 macam, yaitu eksplorasi dan izin operasi produksi.
  • Menurut Peraturan Menteri, perusahaan yang sedang membangun smelter mendapat intensif sebesar kapasitas smelter yang dibangun per tahun. Penilaian kemajuan pembangunan dilakukan oleh pemerintah, badan litbang dan akademisi. Kalau smelter sesuai target per semester atau tahun maka akan diperpanjang.
  • Progress pembangunan smelter dikelompokkan berdasarkan IUP
    • Kelompok pertama sebanyak 8 perusahaan, menghasilkan konsentrat dan lumpur anoda
    • Kelompok kedua smelter untuk mikel, beberapa sudah jadi dan memproduksi hasilnya sesuai rencana, pada umumnya yang memproduksi PMA
    • Kelompok ketiga, Anikel dan citra tambang sudah 100%
  • Baku mutu lingkungan sudah ditetapkan secara teknis dan sangat detail

Direktur Utama PT.Freeport Indonesia
  • PNBP PT Freeport terdiri dari iuran produksi, iuran tetap dan lainnya. Total penerimaan negara dari PT Freeport sebesar 756 juta dolar atau Rp10 triliun.
  • Proses negoisasi terus berlangsung untuk proses divestasi, pemerintah yang diwakili PT Inalum sedang melakukannya. Proses ini sudah dimulai dari 26 Juli 2014 hingga adanya nota kesepahaman, berharap April 2018 selesai.
  • Pembangunan smelter telah dilakukan oleh verificator independen, rencana yang dibangun berkapasitas 20 juta ton konsentrat per tahun.
  • Pengelohan limbah berdasarkan amdal 300 yang ditetapkan tahun 1997 dan Kepmen 2008, keputusan Gubernur 540 dan Keputusan Bupati Mimika 2005.
  • Sistem sungai dilakukan dengan mengalirkan dan menggabungkan dengan sungai lainnya sampai di daerah pengendapan yaitu Sungai Aikua.
  • Desain tanggul masih dilakukan, dalam operasional harian dijaga agar tingginya sesuai.
  • Dulu tailing dianggap ampas atau sampah, tapi kini dianggap sebagai sumber daya, tailing digunakan untuk bahan baku kontruksi seperti beton, batu bata, dll.
  • Beton tailing terdiri dari tailing 70% + semen 29% + 1% batu kerikil. Produk uji coba sudah banyak bangunan dan proyek jalan dibuat dari tailing. Washing bay untuk berenang dan rekreasi dibuat dari tailing.

Dirut PT Amman Mineral Nusa Tenggara
  • Total yang dibayarkan PT Amman kepada negara tahun 2017 sebesar 231 juta dolar
  • Pencapaian pembangunan smelter melebihi yang direncanakan
  • PT Amman berhasil mendapat izin Amdal tanggal 26 Januari 2018, direncanakan proses evaluasi selesai pada Desember 2017 dan sesuai target. Saat ini sedang melanjutkan evaluasi dan akan selesai 6 bulan ke depan.
  • Pengelolaan limbah dan lingkungan mengacu pada Amdal yang dilakukan revisi terhadap Kepmen LHK No.2/2015.
  • Spesifik mengenai air asam tambang adalah semua proses dilakukan secara tertutup, jadi tidak ada air yang keluar.

Dirut PT Merdeka Copper Gold Tbk
  • PT Merdeka CG baru memulai operasi produk dengan percetakan emas perdana pada Maret 2017. Produksi sebesar 5.259 kg dengan royalti sebesar Rp1.826 miliar.
  • Produksi PT Merdeka CG adalah emas, yang dilakukan adalah pengguguran balokan emas, pemurnian dikirim ke logam mulia di Pulau Gadung sehingga tidak pakai smelter besar.
  • Ada pembangunan kolam penampungan air hujan dan dam penampung berlapis geotekstil yang terbukti menampung arus

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan