Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Pembahasan mengenai Pendalaman Usulan PMN 2023 Yang Bersumber dari Alokasi Cadangan Pembiayaan Investasi APBN TA 2023 - RDP Komisi 6 dengan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)/PT RIU dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/PT RNI

Tanggal Rapat: 14 Jun 2023, Ditulis Tanggal: 11 Aug 2023,
Komisi/AKD: Komisi 6 , Mitra Kerja: Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID Food

Pada 14 Juni 2023, Komisi 6 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)/PT RIU dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/PT RNI tentang pembahasan mengenai pendalaman usulan PMN 2023 yang bersumber dari alokasi cadangan pembiayaan investasi APBN TA 2023. Rapat dipimpin dan dibuka oleh Mohamad Hekal dari Fraksi Gerindra dapil Jawa Tengah 9 pada pukul 14.45 WIB. (Ilustrasi: Motorplus)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Dirut PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)
  • Pengelolaan risiko pada Industri asuransi dan reasuransi:
    • Perusahaan re-asuransi adalah bisnis pengelolaan risiko yang tugasnya mempertanggungkan ulang yang sudah ditanggung oleh perusahaan asuransi.
    • Risiko tertanggung dimiliki oleh perorangan maupun kolektif, baik terhadap jiwa maupun kebendaan yang ditanggung oleh sebuah perusahaan asuransi.
    • Perusahaan asuransi punya keterbatasan dana perusahaan yang tidak mungkin menanggung semua risiko yang ada di kebendaan atau di orang tersebut, sehingga sebagian risiko tersebut harus dipindahkan ke perusahaan reasuransi.
    • Perusahaan reasuransi pun sama, punya keterbatasan kapasitas keuangan. Kita harus melakukan pengelolaan risiko baik ditahan sendiri, dibagi, maupun dipindahkan ke perusahaan berasuransi lainnya. Contohnya ke perusahaan-perusahaan reasuransi yang ada di luar negeri.
  • PT RIU sebagai satu-satunya perusahaan reasuransi negara yang perannya sebagai backbone reasuransi dan negeri:
    • Dasar pembentukan dan penugasannya:
      • PP 44/1963
      • PP 45/1970
      • PP 77/2015
      • POJK 14/2015
    • PT RIU menguasai 27% market share reasuransi domestik pada tahun 2022
    • Treaty Leader di 39 perusahaan asuransi umum tahun 2023
  • Kapasitas reasuransi untuk perlindungan tertanggung:
    • Net premium to equity ratio 1,44;
      • PT RIU adalah Indonesian Flagship Reinsurance Company artinya 100% sahamnya dimiliki negara
    • Kita punya tugas untuk mengembangkan bisnis namun kita belum memiliki permodalan yang cukup;
      • Permodalan yang dimiliki oleh seluruh perusahaan asuransi yang ada di Indonesia, totalnya sekitar Rp8.200 triliun.
  • IndonesiaRe Exposure:
    • Premi IndonesiaRe;
      • Reasuransi umum Rp4,01 triliun
      • Reasuransi jiwa Rp2,03 triliun
    • Reasuransi jiwa tertanggung 25,2 jiwa dalam 44 perusahaan
    • Reasuransi umum tertanggung 72 perusahaan
  • Line of Business dan Client Existing pada Portofolio;
    • Reasuransi umum;
      • Pengangkutan
      • Rangka kapal
      • Rangka pesawat
      • Fire
      • Rekayasa (Engineering)
      • Kendaraan bermotor
      • Aneka
      • Financial Lines Insurance
    • Reasuransi Jiwa;
      • Life Insurance
      • Personal Accident
      • Critical Illness
      • Hospital
      • Asuransi tabungan
      • Asuransi jiwa kredit
      • Wavier of Premium
      • Total Permanent Disability
      • Asuransi kesehatan
  • Selain itu juga ada dampak yang secara makro ekonomi nasional yang kita harus pertimbangkan. Diantaranya adalah bagaimana sumbangan industri reasuransi dan asuransi terhadap neraca berjalan. Data dari AFG progress kalau kita lihat memang tahun lalu neraca kita sudah positif. Terutama dari sisi barang, tetapi kalau dari sisi jasa ternyata masih negatif. Di dalam jasa ternyata yang menyumbangkan negatif itu adalah dari perasuransian khususnya adalah dari reasuransi di Tahun 2022. Sumbangan negatif industri asuransi terhadap defisit neraca berjalan nilainya sudah sekitar 1,9 miliar US Dollar di atas sekitar 30 triliun. Kita melihat ini akan potensi semakin dalam kalau memang kita tidak memperkuat industri asuransi di dalam negeri melalui penguatan permodalan itu sendiri.
  • Bagaimana dengan Indonesia REI, sebetulnya secara bisnis kita cukup tumbuh, namun sayang sekali lagi pertumbuhan itu tidak didukung dengan permodalan yang kuat. Efeknya adalah kita itu adalah salah satu parameter utama tingkat kesehatan kita itu dari tahun ke tahun semakin menurun. Karena memang uang modal yang kita miliki itu betul-betul harus dipertanggungkan harus bisa menutup playbility setiap bisnis yang masuk ke dalam perusahaan. Sehingga per bulan Maret saja RBC kita sudah mepet angkanya 121%. Padahal batas di OJK adalah 121%. Ini efeknya adalah kredibilitas, artinya semakin rendah kredibilitas kita akan semakin turun dan akan menjadi dampak negatif kepada perusahaan untuk bisa mempertanggungkan ulang ke kita. Terutama adalah perusahaan patungan mereka betul-betul memperhatikan rasio-rasio seperti ini dan kita sudah kena dampaknya. Penurunan ini juga mengakibatkan kita kehilangan bisnis dari beberapa perusahaan joint venture yang sebetulnya profitable buat kita ambil.
  • Terakhir tentu adalah penurunan ini akan menjadikan penurunan rating. Kemarin juga kami di rating ulang oleh rating agency dan mereka kembali mempertanyakan mengenai komitmen pemegang saham untuk bisa memperkuat ini. Karena apapun yang dilakukan tanpa capital injection itu tidak bisa berdampak signifikan secara instan kepada perbaikan yang kita lakukan kita lakukan.
  • Kinerja keuangan kita sejak tahun 2020, bahwa memang agresi kesehatan akibat covid juga melanda semua sektor dan utamanya adalah sektor keuangan khususnya reasuransi. Kita mengalami dampak yang sangat signifikan karena dampak dari covid itu terus kemudian juga ada masalah dengan Asuransi kredit dan asuransi jual kredit. Sehingga di 2020, 2021 khususnya kita mengalami penurunan cukup dahsyat di situ. 2022 sudah lebih baik bapak dan ibu dan kita memiliki proyeksi yang sangat optimis kalau kita bisa mendapatkan PMN di 2023. Angka-angka ini semua akan memberikan dampak yang signifikan positif kepada perusahaan di beberapa tahun mendatang.
  • Perbandingan antara kalau misalnya Indonesia yang mendapatkan PMN atau tidak mendapatkan. Jadi kalau kita lihat di situ tanpa PMN, RBC-nya akan turun terus dan itu akan menyentuh jauh di bawah threshold yang diperkenankan. Kalau dengan PMN sudah pasti akan angkanya akan lebih tinggi setuju menurun. Tapi kita memiliki beberapa mitigation plan memiliki beberapa rencana pengembangan yang akan bisa menaikkan kembali angka tersebut. Jadi angka ini adalah dengan catatan kalau kita tidak melakukan perbaikan. Setelah ini kita bicara mengenai perbaikannya. Perbaikan yang kita akan lakukan dua hal. Yang pertama adalah organik. Artinya kita perbaiki dari dalam. Yang kedua adalah anorganik artinya bagaimana kita bisa memanfaatkan atau mendapatkan Resources dari luar untuk kita bisa memperkuat permodalan kita. Lalu dari sisi keuangan dan kedua adalah dari sisi bisnis. Yang pertama adalah dari sisi bisnis underating atau seleksi resiko. Seleksi resiko ini dalam tahun 2 tahun terakhir itu sudah menunjukkan peningkatan perbaikan. Artinya adalah pendapatan teknik kita yaitu sudah menunjukkan perbaikan. Jadi program-program perbaikan kita sudah mengarah ke arah yang benar. Namun mungkin ini belum cukup, tetap dibutuhkan permodalan untuk mendukung supaya perbaikan ini lebih stabil kedepannya. Kemudian kedua adalah investasi. Jadi kalau perusahaan asuransi itu incomenya ada dua. Yang pertama adalah dari sisi hasil rating. Yang kedua adalah dari sisi hasil investasi, di sini juga kita perhatikan tentu ada 3R yang kita perhatikan di Sini dari sisi regulatory atau peraturan Seperti apa dari sisi risiko dan dari sisi returnnya.
  • Demikian juga dengan cash flow. Satu hal yang penting buat kita juga adalah bagaimana kita bisa mengelola uang masuk dan keluar. Artinya ini juga kita perhatikan terus-menerus. Dua hal utama adalah bagaimana kita bisa melakukan collection. Kita bisa mengoleksi uang premi kita satu lagi adalah bagaimana kita juga bisa membayar kewajiban kita collection Ratio dan payment. Ratio menjadi salah satu fokus utama kita yang kita perbaiki. Kita punya tim khusus untuk bisa memperbaiki itu yang angkanya kalau kita lihat trennya ini sudah menunjukkan perbaikan.
  • Mengenai efisiensi biaya, ini pun menjadi hal utama yang kita perhatikan. Kita sangat mengerti bahwa dengan kondisi kita yang kritis saat ini efisiensi menjadikan hal yang utama. Tahun lalu kami itu tidak menghabiskan seluruh uang yang sudah dianggarkan kita cuma menghabiskan sekitar 80% dari yang sudah dianggarkan. Dan kenaikannya itu cuma satu persen dari tahun sebelumnya walaupun kenaikan bisnis kita itu angkanya lebih besar. Artinya memang kita sebisa mungkin kita bisa mencoba mengelola bisnis ini dengan sangat efisien.
  • Tentu perbaikan bisnisnya itu sendiri di samping perbaikan keuangan di sisi bisnis pun kami melakukan berbagai upaya baik ke dalam maupun keluar. Baik yang curren maupun dengan inovasi atau inisiatif baru intensifikasi dan ekstensifikasi. Kalau intensifikasi adalah kita coba mau optimalisasikan penyerapan bisnis di dalam negeri yang profitable. Jadi kita pilih-pilih yang profitable Apakah itu untuk bisa meningkatkan penyerapan premi memperbaiki portofolio atau mengembangkan produk baru.
  • Pengembangan bisnis baru adalah kita coba melakukan penjajakan untuk BUMN. Artinya semua BUMN ini kita coba lihat protection gapnya seperti apa dan bagaimana kita bisa Fill The gapnya termasuk beberapa inisiatif nasional seperti asuransi wajib, IKN segala macam itu menjadi salah satu target untuk inovasi kita. Diekstensifikasi adalah dengan kita mencoba lebih masuk lebih dalam lagi di bisnis internasional setelah nanti kita dapatkan penguatan permodalan rating kita membaik. Kita optimis akan bisa memperbesar bisnis internasional kita karena memang bisnis internasional adalah salah satu bisnis yang profitable yang menguntungkan selama ini, untuk itu ini harus kita kelola.
  • Dari sisi bisnis, kalau kita mendapatkan misalnya PMN 1 triliun di tahun 2023. Apa potensi yang akan kita bisa dapatkan dalam rangka pengaman bisnis ini. Kita berharap dengan beberapa inisiatif tersebut kita bisa menambah dari tahun ke tahun premi yang akan kita dapatkan. Selain itu juga adalah usaha yang sifatnya anorganik. Di sisi anorganik kita juga berpikir bagaimana kita bisa mendapatkan permodalan bukan cuma dari pemerintah bukan cuma dari pemupukan keuntungan. Namun kita akan menggandeng strategic investor. Ini juga sudah tercakup di dalam RJPP.
  • Demikian juga tahun 2025 dan 2026 kita akan mengembangkan terus untuk bisa menggaet Capital dari luar. Untuk bisa memperkuat permodalan yang sudah dibekali melalui PMN tersebut. Termasuk juga adalah kita akan melakukan penyertaan di beberapa perusahaan reasuransi yang ada di Indonesia untuk kita bisa memainkan peranan yang lebih signifikan lagi di dalam industri perasuransian.
  • Melalui forum ini kembali kami meminta dukungan kepada bapak dan ibu di Komisi 6 untuk kami bisa mendapatkan PMN ini. Tujuannya adalah untuk kita nomor satu adalah menyelamatkan perusahaan reasuransi yang sudah ditugaskan oleh negara yang pembentukannya melalui PP. Tapi selama ini kami belum pernah dapetin penguatan model Bapak dan Ibu. Jadi ketika terakhir 2015kami mendapatkan penugasan itu malah kita menerbitkan obligasi dan bahkan obligasinya itu malah menjadi bumerang buat kita itu malah memberatkan karena bunganya tinggi. Sekarang kita sudah kita sudah Restru bunganya sudah lebih rendah namun tetap.
  • Kita juga lihat dampaknya kalau memang kita tidak bisa dapatkan bukan cuma kepada Indonesia Raya atau PT resonansi Indonesia Utama sendiri namun juga ke industri dan yang lebih parah adalah nanti dari sisi negara dengan semakin besarnya defisit neraca berjalan. Dengan adanya efek domino terhadap tidak dipertemukan ulangnya pertanggungan yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada masyarakat Indonesia.
  • Penguatan permodalan ini adalah akan mendukung Indonesia Ray mengurangi dominasi dan masuknya perusahaan reasuransi dari luar negeri. Jadi memang kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri sekarang.
  • Kemudian juga kita berharap dengan diberikannya penguatan permodalan melalui PMN ini kita juga bisa membantu pemerintah dan negara untuk mengurangi Capital oslo dan defisit neraca berjalan. Uha bisa menjaga adanya sistemik effect terhadap industri Rerasuransi nasional yang pada akhirnya akan melemahkan perekonomian di Indonesia.

Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/ID Food
  • Usulan PMN tunai 2023, dalam pengajuan cadangan pembiayaan investasi atau PMN tunai tahun 2023 dan 2024 sebelum melakukan persetujuan perlu adanya pendalaman agar program ini kami mendapat dukungan penuh dari Bapak Ibu semuanya. Dan salah satunya adalah dalam RDP pada hari ini yang juga adalah lanjutan dari FGD yang sudah kita lakukan pada tanggal 26 Mei tahun 2023 dengan Pimpinan dan anggota Komisi 6 DPR-RI.
  • Rencana jangka panjang Id Food tahun 2023-2027. Yang kami usulkan saat ini transformasi ID FOOD untuk ketahanan pangan. Dalam perjalanannya ID FOOD perlu menyesuaikan RJP holding pangan yang mengakomodir arahan bapak presiden pada Februari 2023 dalam Ratas integrasi BMN bidang pangan. Dalam hasil Ratas integ integrasi BMN bidang pangan Terdapat 4 poin utama yang di highlight yaitu yang pertama adalah BUMN fokus pada produksi dan menjadi offtaker untuk menstabilkan harga pada tingkat petani peternak nelayan dan UMKM serta memicu kenaikan produksi di Hulu. Kedua, negara menyediakan dana murah melalui pelaksanaan sistem optik dengan sinkronisasi dari Bank Indonesia dan kementerian keuangan. Ketiga, APBN untuk investasi yang bersifat memperpanjang umur simpan komoditas seperti penyediaan storage. Dan yang keempat adalah akselerasi produksi distribusi dan intervensi pasar untuk komoditas pangan utama. Kemudian dari situ kami menyesuaikan RJP tahun 2023 sampai 2027. Untuk mengakomodir arahan tersebut menyesuaikan investasi yang kami perlukan dalam kurun waktu 2023-2027 yaitu sebesar 23,9 triliun. Sehingga dengan seperti ini Id Food dapat bertindak sebagai operator kebijakan pangan nasional juga untuk menjadi offtaker untuk produksi petani, peternak, nelayan dan UMKM.
  • Dalam mewujudkan ketahanan pangan terdapat regulator dan pelaksana dimana pembagian peran Id Food yaitu dapat ditugaskan untuk mengadakan cadangan dan stabilisasi harga pangan nasional untuk komoditas selain beras jagung dan kedelai yang ditangani oleh Bulog. Berdasarkan usulan Kepala Badan pangan yang terdapat dalam pasal 12 ayat 4 Perpres 125 Tahun 2022, pengelolaan cadangan pangan yang ditugaskan kepada Id Food atau holding pangan BUMN yang terdiri dari 9 komoditas yaitu minyak goreng, Gula konsumsi, daging unggas, ruminansia, telur unggas, cabai, bawang merah dan bawang putih serta ikan dan terdapat 11 dasar-dasar hukum yang kami jadikan dasar hukum pelaksanaan CPP untuk Id Food.
  • Atas penegasan CPP yang ditugaskan kepada Id Food tersebut. Berikut merupakan proyeksi kami akan revenue konsolidasi dimana penugasan CPP ini akan memiliki komposisi atau impact sebesar 13-15% dari revenue perusahaan. Sedangkan untuk non CPP tetap menjadi Backbone dari bisnis kami untuk seluruh sub cluster yang ada di food.
  • Kebutuhan pendanaan Id Food dalam pengembangan usaha dan tambahan modal kerja dari tahun 2023 sampai 2027 dengan total sebesar 29,9 triliun yang terdiri dari investasi pengembangan sebesar 23,9 triliun. Kemudian dari modal kerja cadangan pangan pemerintah 3 Triliun Rupiah kemudian tambahan modal kerja lainnya sebesar 3 triliun. Dari seluruh dana tersebut kami telah memetakan rencana pengembangan antara lain melalui yang pertama tentunya melalui pengajuan cadangan investasi Pemerintah tahun 2023 dan PMN tunai tahun 2024 dengan total keseluruhan 2,4 triliun. Jadi dari planning pengembangan kami sampai tahun 2027 dengan total 29,9 triliun dari pengajuan PMN kami proyeksikan 2,4 triliun. Sedangkan selebihnya dari sumber pendanaan lainnya. Kemudian dari perbankan sendiri sebesar 2,19 triliun. Kemudian dari strategi partner atau kemitraan sebanyak 15,15 triliun. Kemudian dan dana dari lembaga pembiayaan pemerintah sebesar 2,9 triliun, kemudian pinjaman bunga murah 700 miliar rupiah, kemudian penjaminan dari pemerintah sebesar 3 triliun dan pembiayaan lainnya sebesar 3,5 triliun.
  • Gambaran besar rencana investasi di Id Food untuk setiap sub Cluster untuk mendukung ketahanan pangan, mendukung inklusivitas petani, peternak, petambak dan UMKM dan menjadi perusahaan pangan yang maju. Pertama untuk industri gula lewat PG Rajawali, kita melihat dari total investasi dari tahun 2023 sampai 2007 totalnya adalah 825 milyar rupiah. Dan yang kami highlight dengan circle merah PMN itu adalah pengajuan pembiayaan yang kami ajukan lewat PMN dan selebihnya di luar PMN melalui pendanaan lainnya. Kemudian di PT Rajawali 2 dari total 3,499 yang kami ajukan PMN adalah 225 miliar. Kemudian yang ketiga Sang Hyang seri total investasi sampai tahun 2027 sebesar 128 miliar yang peruntukannya ada mengenai optimalisasi pembangunan farming Sukamandi dan juga untuk pengadaan dryer benih dan jagung. Demikian juga untuk Berdikari sebagai salah satu yang kami ajukan juga. Saat ini total investasi Berdikari sampai tahun 2027 adalah 9,7 triliun yang terdiri dari pembangunan kandang GPS dan heater untuk ayam dan kemudian untuk parent stock dan kemudian juga tentang rencana pembangunan pabrik pakan yang akan kami ajukan dalam PMN tahun 2024 .Kemudian ada juga pengembangan bisnis dari dengan bermitra dengan strategi partner dengan total investasi kurang lebih 7,5 triliun. Ini adalah salah satu juga upaya kita untuk mengurangi angka importasi susu yang saat ini 85% berasal dari import. Berikutnya adalah PT garam, sampai tahun 2027 kami juga merencanakan investasi sebesar 7,3 triliun. Yang beberapa diantaranya kami ajukan saat ini terutama untuk yang hal-hal yang fundamental untuk memperbaiki operasional dari PT garam. Diantaranya pembangunan dermaga di kali yang ada Camplong pembangunan pabrik garam industri Mamin dan juga modernisasi tanpa garam yang kami ajukan dalam PMN tahun 2024. Demikian juga dengan perusahaan Perikanan Indonesia dengan total rencana investasi sampai 2027 adalah 880 miliar, diantaranya adalah modernisasi Pelabuhan nizam-zaman. Kemudian perbaikan dan optimalisasi pabrik pakan ikan kemudian perbaikan unit pengolahan kan di Indonesia timur dan pembangunan pabrik es di Belitung yang keduanya juga kami ajukan dalam PMN tahun 2024.
  • Berikutnya dari sektor distribusi dan trading lewat perusahaan perdagangan Indonesia total investasi sampai tahun 2027 adalah 1,2 triliun. Yang diantaranya akan kami gunakan untuk pengembangan jaringan logistik dari bagian Logistic investasi cold storage. Kemudian termasuk penambahan sebesar 30.000 ton untuk 2024 dan pengembangan platform warung pangan. Kemudian dari berbagai sektor pendukung lainnya diantaranya manufacture. Kemudian distribusi kami mengajukan 346 miliar diantaranya adalah untuk penambahan kantor distribusi pengembangan hilirisasi dan investasi untuk pabrik mesin karung plastik. Untuk investasi yang berasal dari PMN tunai tahun 2023 sampai 2004 sesuai yang kami berikan tanda tadi kami sudah berikan mana yang kami ajukan oleh PMN yang totalnya dari keseluruhan investasi sebesar 2,9 triliun. Kemudian berikutnya perihal PMN penyertaan modal negara tahun 2023 yang bersumber dari alokasi cadangan pembiayaan investasi APBN tahun anggaran 2023 yang bersumber dari alokasi cadangan pembiayaan investasi APBN sebesar 500 miliar. Yang terdiri dari investasi sebesar 428 miliar dan modal kerja sebesar 72 Miliar untuk penguatan upstream bisnis kami yang rinciannya adalah sebagai berikut yang pertama di bidang peternakan melalui PT Berdikari sebesar 235 miliar. Yang terdiri dari pembangunan kandang dan hatchery grand parent stock sebesar 130 miliar dan yang kedua pembangunan kandang dan stock sebesar 105 miliar dengan urgensi yaitu untuk memperbaiki struktur bisnis Berdikari yang semula fokus pada trading menjadi fokus pada produksi yaitu produksi untuk sumber protein.
  • Tentang produk garam melalui PT garam sebesar 160 miliar rupiah yang terdiri dari pembangunan dermaga di Kalianget dan Camplong di Madura dengan investasi sebesar 40 miliar rupiah. Kemudian yang kedua adalah pembangunan pabrik garam industri makanan minuman dengan kapasitas 52.800 ton per tahun sebesar 125 urgensinya adalah untuk menjamin kelancaran pendistribusian garam yang melewati Dermaga PT garam dan meningkatkan nilai tambah pendapatan dan tidak hanya menjual bahan baku tapi menjual barang olahan serta dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan pembangunan garam nasional dan mengurangi angka importasi untuk garam industri. Yang ketiga dari sektor perdagangan logistik melalui perusahaan perdagangan Indonesia sebesar 105 miliar dengan peruntukan pembangunan cold storage dengan kapasitas 5000 ton. Hal ini untuk penguatan fungsi perusahaan perdagangan Indonesia sebagai pelaksana tugas cadangan pangan pemerintah untuk komoditi komoditi yang membutuhkan rantai dingin dalam rangka memenuhi kebutuhan korstoris yang ada di Indonesia. Dari keseluruhan usulan ID FOOD ini kami telah melakukan analisa kelayakan investasi dengan memproyeksikan 10 tahun untuk diskon ratenya sebesar 6,6%. Hal ini berdasarkan kemampuan perusahaan Id Food secara konsolidasi dengan mempertimbangkan WACC yang kami miliki. Kemudian untuk Payback period untuk pembangunan cold storage selama 17 tahun.
  • Berikutnya adalah dampak finansial dari adanya support CPI Tahun Anggaran 2023, ini kami proyeksikan dengan asumsi tahun 2023 akhir dana ini akan cair. Kemudian untuk pengerjaannya dilakukan pada tahun 2024 sehingga dampaknya adalah sebagai berikut : memberikan tambahan revenue untuk Id FOOD sebesar 0,81 sampai 1,4% pertahun. Sementara untuk peningkatan laba bersih berkisar 1% sampai 7,85% per tahun dengan asumsi tidak ada beban operasional tambahan atas pengembangan bisnis ini. Kemudian perbaikan bisnis juga diproyeksikan akan memberikan kemampuan bagi Id Food untuk membayar dividen dan pajak yang lebih tinggi dibandingkan tanpa adanya dana cadangan investasi pemerintah. Kemudian berikutnya adalah tentunya perbaikan struktur permodalan sehingga akan memiliki kemampuan untuk melakukan leverage.
  • Dampak langsung secara sosial ekonomi pada tiap Project sebagai berikut. Yang pertama dampak terhadap masyarakat sebesar 2,89 triliun dimana dampak tersebut akan membuka lapangan pekerjaan baru peningkatan industri kemitraan dengan para peternak nelayan dan juga UMKM. Yang kedua adalah dampak terhadap negara akan berdampak sebesar 184 miliar rupiah dimana nilai tersebut adalah hasil dari proyeksi nilai pajak secara akumulatif selama 10 tahun terakhir.
  • Kemudian berikutnya adalah selain dampak terhadap masyarakat dan negara adalah dampak pemberian cadangan investasi pemerintah terhadap yang pertama tentunya untuk holding pangan akan memberikan kemampuan bagi kami untuk bisa melaksanakan penugasan yang terkait stabilisasi pangan dan penguatan food security yang ada pada saat ini. Yang kedua memberikan dampak perbaikan pada struktur bisnis anak-anak perusahaan. Kemudian untuk PPI ini akan membantu kami mengembangkan bisnis dengan kapasitas untuk tahap awal sebanyak 5.000 Ton. Dan yang terakhir untuk PT garam akan membantu PT garam untuk bisa mengoptimalkan efisiensi distribusi dengan estimasi nilai kurang lebih 6 miliar per tahun dan meningkatkan produksi garam industri sebesar 52.800 ton tahun per tahun. Kemudian yang ketiga adalah meningkatkan penjualan sampai 1,4% setiap tahunnya. Dan yang keempat adalah Id food akan menghasilkan MVP sebesar 668 miliar IRR 12.6% dan profitability index 1.34 dan pb period secara Everest 8 tahun.
  • Kemudian impact terhadap ekosistem pangan nasional adalah menciptakan ekosistem pangan nasional yang melibatkan petani peternak nelayan dan input dalam produksi dan UMKM pada distribusinya. Yang kedua mendukung inklusivitas petani peternak nelayan dan UMKM melalui perluasan jumlah Mitra kerjasama produksi dan distribusi sekitar 2.830 peternak dan petani akan berdampak langsung. Kemudian yang ketiga adalah memberikan jaminan optik pada hasil produksi petani peternak nelayan dengan estimasi sekitar 265 miliar per tahun. Yang kami asumsikan ini akan berasal dari objek terhadap para peternak ayam Mandiri dengan jumlah kurang lebih 13.000 ton per tahun. Kemudian dampak terhadap masyarakat adalah tentunya menjaga daya beli masyarakat melalui program cadangan pangan pemerintah. Di mana Kami akan berperan sebagai penyeimbang. Yang kedua mengurangi dampak inflasi pangan yang tercatat dalam BPS sebanyak sebesar 5,8% pada Tahun 2022 di mana hal ini lebih tinggi dari inflasi harga konsumen yang berada di level 5.51%. Kedua pemerintah akan memiliki kemampuan simpan cadangan pangan dalam umur yang panjang terutama melalui fasilitas ruang pendingin. Karena saat ini kalau kita ketahui sistem cadangan pangan ini yang baru berjalan hanya untuk satu komoditi saja yaitu beras dan yang ketiga terakhir adalah dari CP ini akan membantu mengurangi impor garam industri kurang lebih sebesar kapasitas tambahan dari industri garam di PT garam 52.800 ton per tahun.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan