Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Privatisasi dan Penyertaan Modal Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) - Komisi 11 DPR RI Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Keuangan RI

Tanggal Rapat: 2 Dec 2019, Ditulis Tanggal: 9 Apr 2020,
Komisi/AKD: Komisi 11 , Mitra Kerja: Kementerian Keuangan→Sri Mulyani

Pada 2 Desember 2019, Komisi 11 DPR-RI mengadakan Rapat Kerja (Raker) dengan Menteri Keuangan RI mengenai Privatisasi dan Penyertaan Modal Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rapat kerja dibuka dan dipimpin oleh Dito Ganinduto dari Fraksi Golongan Karya dapil Jawa Tengah 8 pada pukul 10:00 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum.

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Kementerian Keuangan → Sri Mulyani
  • Kementerian Keuangan menerapkan below the line untuk penyertaan modal negara baik di Badan Usaha Milik Negara atau Badan Layanan Umum.
  • Posisi komisi 11 DPR-RI dan Kementerian Keuangan sama, Komisi 11 DPR-RI akan mendapat muara dari semua masalah dan Kementerian Keuangan mendapat muara dari semua kementerian.
  • Jika bicara keuangan negara, Kementerian Keuangan harus meyakinkan postur anggaran pendapatan dan belanja negara sesuai dengan tujuan besarnya yaitu stimulan.
  • Kementerian Keuangan sebagai yang mengelola kekayaan negara termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ada konsistensi melakukan pengawasan.
  • Terkait proses penyertaan modal negara, Kementerian Keuangan akan terus berkoordinasi dengan Kemnterian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  • Kementerian Keuangan mendukung strategi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sekarang dalam pekerjaannya sebagai koorperasi penuh.
  • Kementerian Keuangan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus sepakat dalam kriteria mengukur kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  • Dominasi pembangunan daerah timur adalah anggaran pendapatan dan belanja negara sama seperti misi Presiden. Daerah 3T tidak disentuh swasta, seperti jalan, air bersih itu pure anggaran pendapatan dan belanja negara, mungkin itu yang membuat daerah 3T terlihat seperti lambat pembangunannya.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan