Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Follow us:   
Kontak kami:    kontak@wikidpr.org
Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan

Pendalaman Terkait Penerima Dana Talangan Tahun Anggaran 2020 — Komisi 6 DPR-RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) (Virtual) dengan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia Tbk.

Tanggal Rapat: 14 Jul 2020, Ditulis Tanggal: 17 Jul 2020,
Komisi/AKD: Komisi 6 , Mitra Kerja: Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Pada 14 Juli 2020, Komisi 6 DPR-RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual dengan Direktur Utama PT. Garuda Indonesia Tbk. mengenai Pendalaman Terkait Penerima Dana Talangan Tahun Anggaran 2020. RDP ini dibuka dan dipimpin oleh Faisol Riza dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dapil Jawa Timur 2 pada pukul 10:48 WIB dan dinyatakan terbuka untuk umum. (Ilustrasi : infosatu.com)

Pemaparan Mitra

Berikut merupakan pemaparan mitra:

Direktur Utama PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  • Sampai saat ini, PT. Garuda Indonesia memiliki 48 destinasi domestik dan 22 destinasi luar negeri. Dari segi pendapatan, 80% dikontribusi dari penumpang, kargo, haji dan lain-lain.
  • Strategi pre COVID-19 tahun 2020 perusahaan mampu untuk meningkatkan kinerja dibanding tahun 2019. Optimalisasi kinerja rute dan operasional serta layanan akan dilakukan pada tahun 2020 untuk merecovery image perusahaan dan memperbaiki fundamendal perusahaan sebagai Maskapai Full Service Carrier.
  • Ada beberapa insiatif yang telah dilakukan, yaitu upaya restrukturisasi atau negosiasi sewa pesawat dan rasionalisasi personalia. PT. Garuda Indonesia menawarkan pensiun dini dan sudah ada 400 orang yang sudah sukarela mengikuti program ini. PT. Garuda Indonesia juga melakukan pemotongan gaji mulai 10-50%. PT. Garuda Indonesia juga melakukan efisiensi di internal.
  • Inisiatif yang dilakukan untuk merespon dampak COVID-19 dilakukan dengan cara :
    • Jangka pendek :
      • Optimalisasi pendapatan non penumpang.
      • Efisiensi biaya.
      • Penundaan pembayaran sewa pesawat.
    • Jangka panjang :
      • Hard block strategy.
      • Code-share and interline agreement.
      • Restrukturisasi sewa pesawat.
  • COVID-19 mengancam status Going Concern Garuda.
  • Fakta kondisi PT. Garuda Indonesia per 1 juli 2020 :
    • Cashflow 1 Juli 2020.
    • Pinjaman bank.
    • Hutang usaha dan tax.
  • PT. Garuda Indonesia akan fokus untuk kargo. Sebenarnya ada rencana untuk penambahan 2 pesawat kargo, namun karena keadaan finansial, maka PT. Garuda Indonesi menunda.
  • PT. Garuda Indonesia juga melakukan optimalisasi pendapatan umroh dengan membuka penerbangan dari daerah luar Jakarta, seperti Palembang, Surabaya dan Ujung Pandang. Sehingga saat nanti umroh dibuka kembali, calon jamaah tidak perlu ke Jakarta untuk berangkat ke Tanah Suci. PT. Garuda Indonesia akan memperbanyak penerbangan yang langsung ke Arab Saudi. (2)
  • Implementasi strategi Garuda dalam menghadapi COVID-19 :
    • Mesikupun manajemen telah berupaya keras untuk menanggulangi dampak dari COVID-19, seluruh nilai tersebut dinilai masih belum cukup untuk menutup gap atas dampak penurunan pendapatan yang mencapai 90% dari kondisi normal, sehingga Perseroan memerlukan adanya bantuan pinjaman dari Pemerintah untuk tetap dapat beroperasi.
  • Mandatory Convertible Bond dipilih karena sesuai dengan kondisi.
  • Dampak bantuan likuiditas terhadap pemulihan ekonomi nasional, yaitu:
    • Kontribusi terhadap devisa dari kegiatan usaha penerbangan internasional.
    • Kontribusi devisa negara dari kegiatan usaha kargo internasional.
    • Kontribusi devisa negara ke 10 destinasi pariwisata prioritas.

Pemantauan Rapat

Berikut merupakan respon anggota terhadap pemaparan mitra:

Rangkuman Terkait

Komisi / Alat Kelengkapan Dewan